Jumat, 23 April 2010

Tugas UTS

1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management ?

SCM adalah seperangkat pendekatan untuk mengefisienkan integrasi supplier, manufaktur, gudang dan penyimpanan, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah yang tepat, lokasi yang tepat, waktu yang tepat, untuk meminimasi biaya dan memberikan kepuasan layanan terhadap konsumen (simchi-levi ). Definisi oleh the Council of Logistics Management :




Agar dapat mengefisienkan integrasi supplier, manufaktur, gudang dan penyimpanan tentunya diperlukan suatu system yang tepat. Di sini E-Commerce sanggup membuat proses tersebut menjadi cepat dan Efektif. E-commerce sanggup membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan, mengorganisasikan, menjalankan, sera melakukan pengontrolan terhadap rantai pasokan mereka. Dalam hal ini, perusahaan bisa melakukan penghematan baik waktu dan biaya yang akan dihabiskan dalam hal rantai pasokan. Di bawah ini adalah keunggulan e-commerce yang berguna dalam SCM

OTOMATISASI, proses otomatisasi yang menggantikan proses manual. (“enerprise resource planning”concept)

•INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses. (“just in time”concept)

•PUBLIKASI, memberikan jasa promosi dan komunikasi atas produk dan jasa yang dipasarkan secara elektronik. (“electronic cataloging”concept)

•INTERAKSI, pertukaran data atau informasi antar berbagai pihak yang akan meminimalkan “human error”(“electronic data interchange/EDI”concept)

•TRANSAKSI, kesepakatan antara 2 pihak untuk melakukan transaksi yang melibatkan institusi lainnya (pihak ketiga) sebagai pihak yang menangani pembayaran (“electronic payment”concep

Peningkatan intensitas produksi perusahaan tentu harus didukung oleh manajemen rantai pasokan yang baik pula. Pasokan yang akan di atur untuk masuk dalam produksi harus bisa di atur dengan mudah. Manajemen rantai pasokan tersebut bisa diatur dengan mudah melalui direktori online yang tentunya sangat membantu perusahaan untuk melakukan pengawasan dengan baik. Supply chain management selalu mempunyai masalah mengenai idle time waktu pemesanan dengan waktu pengiriman dan waktu kedatangan waktu barang yang telah dibutuhkan dalam kegiatan operasionalnya. Hal ini bisa diatasi dengan sistem yang canggih dan terintegrasi dengan otomatisasi database. Dengan hal ini sistem yang akan bekerja secara otomatis untuk mengaturnya. Para pemesan dapat memesan barang yang menjadi bahan baku dalam aktivitas produksinya dengan melalui direktori online yang disediakan oleh perusahaan vendor meraka. Sehaingga dengan E-commerce ini tentunya dengan mudah melakukan berbagai hal mengenai supply chain management yang tentunya dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan baik dalam hal waktu maupun biaya yang dikeluarkan.

2. Jelaskan bagaimana E-Commerce dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap memfasilitasi pelanggan ?

Seperti yang sudah diterangkan di atas , salah satu keunggulan e comerce adalah INTEGRASI, proses yang terintegrasi yang akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses. (“just in time”concept) Dengan E-commerce kita dapat mempersingkat waktu yang diperlukan oleh seorang karyawan untuk melakukan pekerjaanya . Hal ini tercermin di perusahaan-perusahaan yang telah melakukan atau mengaplikasikan e-commerce secara konsisten dan sudah terintegrasi melalui sistem yang modern. Sehingga sistem tersebut tertata rapi di database perusahaan. Dalam hal mengurangi siklus waktu sudah dibicarakan mengenai supply chain management di atas. Dimana perusahaan bisa menghemat idle time mereka dengan baik dan konsisten dengan e-commerce.

Dalam hal meningkatkan kinerja karyawan, perusahaan menggunakan e-commerce untuk melakukan koordinasi alur kinerja mengenai melalui direktori online. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari pemberian tugas dengan lebih terstruktur dan kemudahan akses bagi karyawan mengenai apa yang harus mereka lakukan besok di pagi hari di kantor mereka. Sehingga karyawan dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya secara dini untuk pekerjaan yang ttelah menanti esok hari. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan kinerja karyawan melalui e-commerce.

Dalam hal e-commerce memfasilitasi pelanggan tentu saja hal ini sangat benar. Ditijau dari kegunaan e-commerce itu sendiri, e-commerce dapat memanjakan pelanggan dengan direktori online mellalui official website perusahaan yang telah dirancang untuk memudahkan calon pelanggan mereka. Kemudahan akses dan pemberian layanan secara baik, akan mempunyai nilai lebih di mata konsumen yang telah melakukan aktivitas di direktori online perusahaan. Maka dari itu e-commerce sangatlah membantu pelanggan.

3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing !

• Keunggulan marketplaces:

1. Mempunyai akses penjualan dan pembelian secara jelas dan nyata.

2. Mempunyai tingkat kepercayaan yang lebih jelas dan tinggi diantara penjual dan pembeli.

3. Barang yang dijual atau dibeli dapat diamati dengan mudah mengenai kualitas dan kondisi barang.

4. Tidak ada pihak manapun yang merasa tertipu dalam aktivitas pembelian maupun penjualan.

• Keunggulan maketspace:

1. Dapat mempunyai informasi yang lebih mengenai barang yang diperdagangkan.

2. Pembeli lebih murah dalam mencari nformasi mengenai barang yang akan dibelinya.

3. Memungkinkannya pembeli dan penjual untuk melakukan aktivitas perdagangannya walaupun tidak dalam satu lokasi.

4. Pembeli mempunyai aksesibilitas yang baik dalam melakukan pembelian barang yang diinginkannya.

Kelemahan Marketplaces.

1. Informasi yang harus dibeli untuk mendapatkan barang oleh pembeli lebih terkesan mahal.

2. Tingkat aksesibilitas yang lebih rendah.

3. Tidak terjadinya proses jual beli bila pembeli dan penjual tidak dalam satu lokasi.

4. Informasi mengenai harga, mutu, dan kualitas barang yang rendah.

• Kelemahan Marketspaces.

1. Rentan terhadap penipuan.

2. Kualitas barang yang tidak terjamin 100% dengan kualitas sebenarnya.

3. Adanya idle time untuk mendapatkan barang yang telah dibeli oleh seorang pembeli.

4. Tingkat kepercayaan yang relatif rendah.

4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?

Situs yang memberikan harga terbaiknya tergantung pada seri Sony digital camera dan specifikasinya. Akan tetapi saya membandingkan harga Sony Cyber-shot DSC-T700 dimasing-masing situs diatas. Ternyata situs tang memberikan harga terbaik yaitu pada situs pricescan.com. Situs ini menawarkan harga yang menarik dan bagus diantara situs-situs yang lain.

Informasi terbaik juga terletak pada pricescan.com mengenai update harga yang meraka tawarkan. Apabila informasi ini meliputi informasi lebih lengkap mengenai rentang harga Sony digital camera lebih condong di situs shopping.com yang memberikan informasi rentang harga lebih lengkap diantara yang lain.

Kesimpulan dari kedua analisis diatas lebih tergantung pada konten dan fleksibilitas harga yang ditawarkan. Masing-masing tipe sony digital camera berbeda perlakuannya di masing-masing situs tersebut.

5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce.

Trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada e-commerce yaitu:

• Kepercayaan

Kepercayaan dalam hal ini dalam arti dimana sebuah perasaan dimana seorang pelanggan akan merasa percaya untuk melakukan aktivitas dengan vendor yang dikehendakinya. Berikut ini cara meningkatkan kepercayaan di e-commerce.

- Bundel merk yang berkualitas dan terjamin.

- Pengaturan sistem keamanan vendor yang terjamin. Sehingga pelanggan merasa nyaman ketika melakukan transaksi.

- Meningkatkan interaksi antara penjual dan pembeli dengan harapan dapat meningkatkan kepercayaan diantara keduanya.

• Kepuasan

Kepuasan dalam e-commerce adalah salah satu yang paling penting dari reaksi konsumen dalam lingkungan online B2C. Dalam e-commerce kepuasan dapat diukur dari statistik berikut:

- 80% dari kepuasan tertinggi konsumen online menginginkan untuk berbelanja kembali dalam 2 bulan.

- 90% menginginkan untuk memberikan rekomendasi vendor kepada yang lain.

- Bagaimanapun, 87% pelanggan yang tidak puas akan meninggalkan vendor mereka secara permanen tanpa memberikan komplain mereka.

• Loyalitas

Loyalitas yaitu suatu tingkat dimana seorang pelanggan setia dengan suatu penyedia atau vendor dan merk tertentu dan pelanggan tersebut melakukan pembelian kembali. Dimana loyalitas pelanggan ini tentunya akan meningkatkan penjualan dan meningkatkan keuntungan perusahaan. Sehingga apabila dihubungkan dengan e-commerce, maka dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa bagaimana pelanggan yang telah menggunakan fasilitas e-commerce pada vendor tertentu akan setia melakukan aktivitas online mereka pada vendor tertentu.

6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce.

Dalam segmentasi bila diterapkan melalui e-commerce meliputi beberapa hal baik segmentasi produk,segmentasi pasar, segmentasi pelanggan dan lainnya. Proses segmentasi yang disain oleh vendor online pada pinsipnya sama dengan vendor offline yang telah ada. Tetapi dalam e-commerce ini dituntut untuk melakukan inovasi layanan mengenai kemudahan online yang ditawarkan oleh vendor online tersebut. Segmentasi pada e-commerce akan memudahkan para vendor online untuk bisa melakukan bidikan secara tepat dalam aktivitas B2B dan B2C yang telah mereka terapkan. Sehingga vendor tersebut bisa mempertahankan bisnis mereka secara terus menerus.

7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.

- www.alibaba.com

Situs yang berbasis di Hongkong terpilih sebagai situs Business to Business (B2B) terpopuler versi pembaca Far Eastern Economic Review (FEER). Demikian diberitakan Internet Asia, Kamis (30/11/2000) . Alibaba.com adalah pasar online yang memfasilitasi dan menghubungkan small and medium sized enterprises (SME) ke dalam pasar global. Perusahaan ini didirikan di China dengan kantor pusat di Hongkong. Perusahaan ini juga memiliki kantor cabang di Beijing, Shanghai, Hangzhou, Seoul, London, dan Silicon Valley dalam situs tersebut memberikan penawaran baik untuk aktivitas sell or buy, serta untuk supplier yang akan bergabung. Kita bisa melakukan join secara free dan bisa melakukan cek barang yang tersedia dengan memasukkan barang yang akan kita cari dengan juga menentukan tempat barang tersebut tersedia. Baik secara region maupun semua negara. Dalam situs ini menawarkan berbagai keperluan, mulai keperluan agriculture, teknologi dan sebagainya.

http://ecrobot.com

http://ecrobot.com adalah sebuah situs yang mengiklankan macam-macam barang mulai dari barang-barang kebutuhan hidup hingga binatang hidup pun ada. Di sana kita dapat membeli banyak contoh barang kebutuhan hidup.

- www.ecplaza.net


Halaman depan situs - www.ecplaza.net

Dalam situs ini dasarnya sama dengan kedua situs diatas. Mereka menawarkan konsep B2B di site mereka. Tetapi dalam disain dan fitur webnya cukup sederhana dibandingkan dengan kedua site diatas. Akan tetapi dalam site ini memperlihatkan history dalam kegiatan B2B yang telah dilakukan dan dilengkapi dengan hot keywords yang tentunya memudahkan para pengunjung site ini. Kategori yang ditawarkan yaitu mulai dari animal&vegetables sampai services.

Sabtu, 03 April 2010

Tugas E-Lab

Tugas E-Lab pada hari senin
1. Mengumpulkan CV disertai Foto
2. File Tentang contoh kelayakan usaha hanya sebagai ilustrasi untuk tugas mendatang. senin ini tugasnya menjabarkan hubungan antara pengusaha dengan enterpreneurship.

Jumat, 02 April 2010

CV E-Lab

BIODATA

Mata Kuliah FE Universitas Manajemen Entrepreneurship Lab

JURUSAN MANAJEMEN FE UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

  1. Nama :
  2. Tempat dan Tanggal Lahir :
  3. Nomer Induk Mahasiswa :
  4. Alamat di Mlng (rmh sndri/kos) :

Dan nomor telepon/HP :

  1. Alamat Asal dan Telp :
  2. Agama :
  3. Status :
  4. Nama Orang Tua (Bapak & Ibu) :
  5. Alamat Orang Tua :
  6. Pekerjaan Orang Tua (Bapak & Ibu) :
  7. Bersaudara dan anak ke :
  8. Nama & Tahun Lulus SD :

Nama & Tahun Lulus SMP :

Nama & Tahun Lulus SMA :

  1. Pendidikan yang Pernah diikuti :
  2. IP Semester Lalu/ Kumulatif\ :
  3. Hobby / kegemaran :
  4. Mata Kuliah yang pernah diikuti :

Dan Nilai



FOTO.......................................................MALANG,.....APRIL 2010
................................................................................ttd
....................................................................(NAMA LENGKAP)

BIODATA

Mata Kuliah FE Universitas Manajemen Entrepreneurship Lab

JURUSAN MANAJEMEN FE UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

  1. Nama :
  2. Tempat dan Tanggal Lahir :
  3. Nomer Induk Mahasiswa :
  4. Alamat di Mlng (rmh sndri/kos) :

Dan nomor telepon/HP :

  1. Alamat Asal dan Telp :
  2. Agama :
  3. Status :
  4. Nama Orang Tua (Bapak & Ibu) :
  5. Alamat Orang Tua :
  6. Pekerjaan Orang Tua (Bapak & Ibu) :
  7. Bersaudara dan anak ke :
  8. Nama & Tahun Lulus SD :

Nama & Tahun Lulus SMP :

Nama & Tahun Lulus SMA :

  1. Pendidikan yang Pernah diikuti :
  2. IP Semester Lalu/ Kumulatif\ :
  3. Hobby / kegemaran :
  4. Mata Kuliah yang pernah diikuti :

Dan Nilai

Malang,…April 2009

( )

Kamis, 25 Maret 2010


TUGAS 2

Tipe- tipe dari Stores dan Malls


Dilihat dari kategorinya , ada beberapa kategori yang dapat digunakan untuk membedakan toko online, yaitu

1. Berdasarkan Pemiliknya:

Toko online yang dimiliki oleh perusahaan atau kelompok cenderung memiliki pembagian fungsi yang lebih jelas untuk setiap pengelolanya. Ada yang bertugas sebagai pengelola tampilan, marketing, pelayanan pelanggan, keamanan, dll. Hal ini memang dilakukan untuk mengantisipasi sifat transaksi yang juga lebih besar. Sedangkan toko online milik pribadi tentu saja lebih sederhana. Mulai dari memasukkan data barang dagangan, pelayanan pelanggan, marketing, pengelola persediaan dll dilakukan sendiri. Bisa dibayangkan capeknya. Tapi apabila capek karena banyak pesanan, tidak masalah. Nanti apabila sudah maju, bisa meminta bantuan teman atau pasangan untuk membantu. Bahkan mungkin lama-lama bisa membayar karyawan sendiri. Kalau tidak salah, dulu manetvision.com juga diawali dari yang seperti ini.

2. Berdasarkan Produk yang Dijual:
Produk yang dijual di toko online sangat bervariasi. Tidak ada batasan untuk menjual sesuatu. Sama halnya dengan toko offline. Untuk kali ini, saya bagi kepada dua jenis toko online berdasarkan produk yang dijual:

  • Barang atau Jasa. Contoh produk barang: baju, kue, buku, dll. Contoh produk jasa: Jasa Translator, jasa pemasangan iklan, jasa konsultasi, dsb. Walau memang tempat menjual produk jasa ini rasanya sedikit janggal jika disebut ‘toko’.
  • Kepemilikan. Barang yang dijual merupakan produk sendiri, misalnya kita memiliki/membeli sebuah produk untuk kita pasarkan lewat toko online kita. Selain itu, ada juga toko online yang menjual barang milik orang lain. Biasanya, ini dilakukan dalam program afiliasi. Contoh toko yang menjual produk melalui program afiliasi adalah toko-toko online yang memakai script dari AoM, yang menjual produk-produk Amazon. Kalau mau belajar lebih lanjut tentang AoM, silahkan mampir ke waroengbetawi.

3. Berdasarkan Harga Pembuatannya:

  • Gratis. Saat ini, akses kepada cara-cara membuat toko online semakin banyak. Berbagai buku, e-book, software telah diciptakan untuk meningkatkan kemudahan dalam memiliki toko online. Sehingga tidak jarang ada toko online yang biaya pembuatannya gratis. Contohnya adalah dengan menggunakan plaftorm blog gratis, menggunakan domain dan hosting gratis, menggunakan script os-commerce di fantastico, dll.
  • Toko online berbayar . Harganya dari ratusan ribu bahkan sampai belasan juta rupiah, memiliki keunggulan desainnya lebih unik dan personality, tidak mudah ditiru. Sehingga kesan profesionalnya lebih terjaga. Biasanya, seorang pengusaha akan membayar web designer untuk mengerjakan toko online berbayar ini. Toko online berbayar biasanya memiliki sistem transaksi yang sangat menyesuaikan dengan keinginan pemiliknya. Berbeda dengan toko online gratis yang harus mengikuti standar yang ditetapkan oleh pembuat script. Bedanya lagi, toko online yang dibuat dengan bayaran biasanya menyediakan jasa pelayanan pelanggan pasca pembelian. Hal ini penting untuk Anda yang baru membuka usaha online Anda. Agar tidak terlalu terhambat dengan fitur-fitur yang baru Anda kenal pada toko online Anda. Contoh: gramedia, topbgt.com.bhinneka.

4. Berdasarkan Kegiatan yang Bisa Dilakukan:

  • Sekedar menampilkan barang. Biasanya toko online ini menggunakan plaftorm blog seperti blogspot.com dan Multipy. Contohnya adalah: mbut5. Pada toko online jenis ini, yang paling utama adalah adanya pelayanan pelanggan yang selalu aktif dan responsif, apabila ada pengunjung yang menanyakan tentang produk yang dijual. Maklum saja, pengunjung tidak bisa mandiri berbelanja. Toko online jenis ini bisa diibaratkan sebuah counter. Pengunjung boleh melihat-lihat barang yang dijual sesuka hati. Ketika ada produk yang memikat, pengunjung akan menanyakan perihal barang tersebut kepada penjaga counter, dan bisa berlanjut ke transaksi. Tetapi tidak ada fasilitas yang berfungsi seperti keranjang belanjaan dan kasir.
  • Bisa berbelanja di toko online tersebut. Jika diibaratkan, minimal toko online ini sudah hampir seperti toko swalayan. Pengunjung bisa melihat produk, memilihnya, memasukkannya ke keranjang belanja dan menghitungnya di kasir. Namun yang membedakan adalah pembayaran dilakukan di luar toko online ini. Biasanya dengan cara COD (Cash on Delivery atau pembayaran saat barang diterima pembeli) ataupun transfer via rekening bank. Contohnya adalah toko online yang kami sediakan. Klik di sini untuk melihat langsung.
  • Bisa langsung melakukan pembayaran. Nah ini contoh toko online yang memang bisa dibandingkan dengan toko swalayan. Pembeli bisa melihat, memilih, memasukkan ke keranjang belanja, dan membayar produk yang dibeli langsung di toko online ini. Pembayarannya biasanya mulai dari COD sampai menggunakan payment gateway (jasa perantara pembayaran) seperti PayPal, ClickBank, eGold, kartu kredit, dll. Bagus sekali, karena memang telah memenuhi syarat sebuah toko. Kelemahan yang mungkin terjadi adalah masalah ‘keamanan’ dan cara transaksi yang lebih ribet dibanding jenis toko online sebelumnya. Nah untuk contoh di Indonesia, saya malah belum nemu :-) mungkin ada yang mau kasih info?
  • Lain-lain. Misalnya pembeli bisa membandingkan produk, pembeli bisa mendapatkan versi trial, penjual bisa melihat statistik penjualannya secara otomatis, dan sebagainya. Ini hanya sebagai fitur tambahan, yang dibutuhkan atau tidaknya masih relatif.

5. Berdasarkan Domain Induknya:

  • Sub domain (atau di bawahnya lagi). Misalnya toko online yang dibuat dengan hosting dari blogger.com, indonetwork , topklik, dan ebay-indonesia. Biasanya biayanya gratis. Bisa diibaratkan seperti kios-kios di dalam sebuah mall. Contohnya adalah mely. Yang menarik adalah, jika ‘mall’ yang ditempati memang ramai, maka ‘kios-kios’ ini bisa ikutan ramai. Coba saja lihat yang bertaraf internasional: alibaba. Saat ini, alibaba merupakan salah satu ‘mall’ yang paling ramai di dunia!
  • Domain. Misalnya: soraya batik Positifnya adalah, toko ini terkesan lebih profesional. Yah, profesionalisme masuk hitungan penting dalam bisnis. Diibaratkan toko online ini adalah toko yang mandiri, seperti toko-toko di pinggir jalan. Pengunjung juga lebih gampang mengingat nama toko online ini, karena biasanya namanya lebih singkat dan unik dibandingkan toko online yang sub domain.

6. Berdasarkan Target Pasarnya:
Target pasar sangat penting diputuskan sebelum kita memiliki toko online. Siapa yang mau dijadikan sasaran? Jika sasaran Anda adalah orang Indonesia, gunakanlah bahasa Indonesia pada toko online Anda, dengan cara-cara transaksi yang “Indonesia banget”. Hindari sistem pembayaran yang ‘terlalu asing’, seperti ClickBank. Jika sasaran Anda adalah wanita, gunakanlah desain web yang girly atau keibuan (hindari desain gelap, tentu saja). Dan jika sasaran Anda adalah orang-orang suku pedalaman…. sebaiknya Anda tidak usah buka toko online saja dulu. Karena di Indonesia, internet belum sampai di pedalaman ^_^ .

7. Berdasarkan Nasib Toko Online-nya
Nah ini kategori yang lebih iseng lagi ^_^, tapi SANGAT PENTING!
Niat kita membuka toko online tentu saja agar dagangan jadi lebih laku. Entah toko online untuk menunjang toko offline, atau memang 100% online, intinya kita mau penjualan meningkat.
Apakah dengan memiliki toko online maka penjualan pasti meningkat?
Jawabannya: T I D A K !
Toko online hanyalah sarana. Mohon diingat: sarana.
Lebih khususnya, sebagai sarana promosi. Nah, kewajiban pemilik toko online adalah agar sarana promosi ini dapat dikenal secara luas oleh calon konsumen. Bisa percuma punya toko online jika TIDAK ADA orang yang tahu. Untuk itu, perjuangan tidak berhenti sampai dengan ‘mempunyai toko online’. Anda harus promosi! Kalau perlu dapatkan peringkat pertama pada hasil pencarian Search Engine dan Web Directory. Dengan begitu, toko online bisa menjadi senjata yang berguna. Memang untuk di awal, promosi akan memakan biaya dan waktu. Tetapi jika telah terkenal, Anda akan merasakan aliran transaksi yang deras dari toko online Anda. Mau tau contohnya? Ketik saja “toko komputer” pada Google. Nanti Anda akan menemukan toko online yang masuk hitungan ‘terkenal dan menguntungkan’.

Sehingga bisa dibilang, pada kategori ini, toko online akan terbagi:

  • Menguntungkan
  • Tidak menguntungkan

Namun sekali lagi, itu tergantung cara Anda berpromosi.

Nah, berdasarkan kategori-kategori di atas, kita bisa melihat sebuah toko online lebih jelas lagi. Contohnya, misalnya pada Paket Toko Online yang kami tawarkan:

  • 1. Berdasarkan pemiliknya: Bisa dimiliki siapa saja. Tetapi lebih cocok untuk perorangan atau kelompok. Karena memang mudah dan simpel.
  • 2. Berdasarkan Produk yang Dijual: Kami sarankan untuk produk ritel atau eceran. Mengingat paket toko online kami (sementara ) tidak mengenal sistem diskon otomatis
  • 3. Berdasarkan Harga Pembuatannya: Berbayar. Tetapi memang murah. Bandingkan saja
  • 4. Berdasarkan Kegiatan yang Bisa Dilakukan: Pembeli bisa melihat dan berbelanja langsung. Tetapi pembayaran menggunakan COD atau transfer bank. Ini kami pilih untuk menyesuaikan dengan budaya belanja online masyarakat Indonesia, yang sejujurnya, masih relatif konservatif, dan juga supaya lebih aman.
  • 5. Berdasarkan Domain Induknya: Terserah, bisa diletakkan di sub domain atau domain. Kami sarankan untuk Domain sendiri saja. Untuk sub domain bisa, tetapi domain induknya harus milik Anda sendiri.
  • 6. Berdasarkan Target Pasarnya: Orang Indonesia. Karena interface-nya (tampilannya) ‘Indonesia banget’. Bahkan bisa diedit ke bahasa daerah, kalau mau. Tetapi jangan, karena membatasi pasar.
  • 7. Berdasarkan Nasib Toko Online-nya. Nah yang ini lagi-lagi tergantung cara Anda berpromosi.

Daftar Pustaka
http://tokokilat.com/toko-online/jenis-jenis-toko-online-di-indonesia.html

artikel diatas merupakan hasil plagiat

Kamis, 11 Maret 2010

Definisi E-commerce

Terdapat dua jenis perusahaan yang melakukan bisnis di internet. Jenis yang pertama adalah perusahaan yang semata-mata hanyaberada di internet. Perusahaan jenis ini tidak mempunya toko atau melakukan bisnis secara tradisional. Sebagai contoh : amazon.com dan cdnow.com. Sedangkan jenis kedua perusahaan yang menggunakan e-commerce di internet sebagai pengganti kegiatan bisnis yang ada. Contoh Barnes dan Noble. Selain menjual buku-buku di tokonya ke negara lain, Barnes dan Noble mengoperasikan website-nya dimana konsumen dapat mencari buku-buku yang menarik baginya untuk dibeli, dan kemudian mereka dapat memesannya melalui website tersebut.


Perdagangan elektronik
atau e-dagang (E-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Menurut Kalakota dan winston , Dari beberapa prespektif E-commerce dapat didefinisikan sebagai berikut :

  1. Dari Prespektif komunikasi ,e-commerce adalah Pengiriman informasi, produk atau jasa atau pembayaran melalui jaringan telepon atau jalur komunikasi lainya.
  2. Dari prespektif proses bisnis , e-commerce adalah aplikasi teknologi menuju otomasasi bisnis dan workflow.
  3. Dari Prespektif pelayanan, e-commerce adalah alat yang digunakan untuk mengurangi biaya dalam pemesanan dan pengiriman barang.
  4. Dari Prespektif on-line, e-commerce menyediakan kemampuan untuk menjual dan membeli produk serta informasi melalui internet dan jaringan jasa online lainnya.

Menurut Robert E. Johnson, III (http://www.cimcor.com), e-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama. Pada website ECARM (The Society For Electronic Commerce And Rights Management) dijelaskan bahwa e-commerce secara umum menunjukkan seluruh bentuk transaksi yang berhubungan dengan aktifitas-aktifitas perdagangan, termasuk organisasi dan perorangan yang berdasarkan pada pemrosesan dan transmisi data dijital termasuk teks, suara, dan gambar-gambar visual (OECD, 1997
Sedangkan menurut yuan Gao dalam Encyclopedia of information science and Technology (2005) menyatakan bahwa e-commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk melakukan komunikasi . Sedangkan di website e-commerce Net, e-commerce didefinisikan sebagai kegiatan menjual barang dagangan melalui internet. Seluruh komponen yang terlibat dalam bisnis praktik diaplikasikan di sini seperti customer service, produk yang tersedia, cara pembayaran , jaminan atas produk yang dijual , cara promosi dan sebagainya.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.

Sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa faktor yang termasuk:

  1. Menyediakan harga kompetitif
  2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
  3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
  4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
  5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
  6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
  7. Mempermudah kegiatan perdagangan

RUANG LINGKUP E-COMMERCE

Gambar 1. Ruang Lingkup E-Commerce

ELECTRONIC BUSINESS, merupakan lingkup aktivitas perdagangan secara

elektronik dalam arti luas.

ELECTRONIC COMMERCE, merupakan lingkup perdagangan yang dilakuka

secara elektronik, dimana di dalamnya termasuk :

- Perdagangan via Internet (Internet Commerce)

- Perdagangan dengan fasilitas Web Internet (Web-Commerce)

- Perdagangan dengan sistem pertukaran data terstruktur secara elektronik

(Electronic Data Interchange/EDI).

Peluang E-commerce di Indonesia

Sampai saat ini, web resmi yang telah menyelenggaraka e-commerce di Indonesia adalah isTI Shop. Risti, yaitu Divisi Riset dan Teknologi Informasi milik PT. Telkom, menyediakan rototipe layanan e-commerce untuk penyediaan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non-telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2010 firman-hermawan.blogspot.com


Seluruh dokumen di mohamad-muhdin.blogspot.com bukan merupakan hasil plagiatisme, dan referensi yang digunakan merupakan dokumen yang copyrigtnya sah dan diijinkan untuk mengunduh informasi tersebut

Sumber data (Diunduh tanggal 11 maret 2010)

http://www.balinter.net/news_184_Pengertian_E-commerce_dan_Teknologi_Informasihtml

www.wikipedia.org

www.balinter.net/news_184_Pengertian_E-commerce_dan_Teknologi_Informasihtml -

wiwied.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../slide_E-Commerce.pdf